UTS SEMESTER GENAP KAMPUS MILENIAL ITBI
NAMA : BEZARO TAFONAO
KELAS : MALAM
JURUSAN : SISTEM INFORMASI S1
* ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR *
1. jelaskan peran dan fungsi sains dan teknologi dalam peradaban manusia
Jawab :
Dalam kehidupan manusia, sains dan teknologi digunakan sebagai acuan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan beserta isinya, serta digunakan sebagai alat untuk mengeksploitasi, mengolah ,dan memanfaatkannya untuk pemenuhan kebutuhan manusia.
Menurut Fajar (2003:108), karakteristik atau ciri-ciri sains, teknologi, dan masyarakat sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi masalah-masalah yang memiliki kepentingan dan dampak.
2. Menggunakan sumber daya setempat (manusia, benda, lingkungan) untuk mencari informasi yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah.
3. Mengikutsertakan seseorang yang aktif dalam mencari informasi yang dapat diterapkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari.
4. Suatu pandangan bahwa isi dari sains bukan hanya konsep-konsep saja yang harus dikuasai dalam tes.
5. Menekanan pada keterampilan proses dimana seseorang dapat menggunakannya dalam memecahkan masalah. Penekanan yang dimaksud adalah pada kesadaran karir yang berkaitan dengan sains dan teknologi.
6. Kesempatan untuk berperan sebagai warga negara dimana ia mencoba untuk memecahkan isu-isu yang telah diidentiflkasikan.
Sains dan teknologi adalah suatu bagian yang tak lepas dari kehidupan manusia dari awal peradaban sampai akhir kehidupan manusia. Sains dan teknologi terus berkembang seiring perkembangan peradaban manusia di dunia.
2. Jelaskan hubungan manusia sains dan teknologi !
Jawab :
HUBUNGAN MANUSIA, SAINS DAN TEKNOLOGI
1. Sains
Sains berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam semesta secara sistematis, dan bukan hanya kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan.
Menurut Medawar (1984) Sains (dari istilah Inggris Science) berasal dari kata: sienz, ciens, sience, syence, scynce, scyense, scyens, scienc, sciens, scians.
Kata dasar yang diambil dari kata scientia yang berarti knowledge (ilmu). Tetapi, tidak semua ilmu itu boleh dianggap sains. Yang dimaksud ilmu sains adalah: Ilmu yang dapat diuji (hasil dari pengamatan sesungguhnya) kebenarannya dan dikembalikan secara bersistem dengan kaidah-kaidah tertentu berdasarkan kebenaran atau kenyataan semata sehingga pengetahuan yang dipedomani tersebut boleh dipercayai, melalui eksperimen secara teori.
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, Sains adalah: “Ilmu yang teratur (sistematik) yang dapat diuji atau dibuktikan kebenarannya atau kenyataan semata (missal: fisika, kimia, biologi).
Pendidikan sains menekankan pada pengalaman secar langsung. Sains yang diartikan sebagai satu cabang ilmun yang mengkaji sekumpulan pernyataan atau fakta-fakta dengan cara yang sistematik dan serasi dengan hokum-hukum yang umum yang melandasi peradaban dunia modern. Sains merupakan satu proses untuk mencari dan menemui suatu kebenaran melalui pengetahuan (ilmu) dengan memahami hakikat makhluk, untuk menerangkan hokum-hukum alam.
Sains member penekanan kepada sumbangan pemikiran manusia dalam menguasai ilmu pengetahuan itu, dan ini terdapat dalam seluruh alam semesta. Proses mencari kebenaran secara mencari jawaban kepada persoalan-persoalan secara sistematik yang dinamakan pendekatan saintifik dan ia menjadi landasan perkembangan teknologi yang menjadi salah satu unsure terpenting peradaban manusia. Sains sangat penting untuk perkembangan dan kemajuan kemanusiaan dan teknologi.
* Pembagian Sains *
Berdasarkan beberapa argumentasi ilmu pengetahuan atau sains dalam arti luas dibedakan atas :
Ilmu pengetahuan sosial (Social Science) atau sering disingkat IPS yang membahas hubungan antar manusia sebagai mahkluk sosial dibagi atas :
1. Psikologi, suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari proses mental dan tingkah laku.
Pendidikan, suatu perlakuan atau proses latihan yang terarah dan sistematis menuju ke suatu tujuan.
2. Antropologi, suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari asal-usul dan perkembangan jasmani, sosial, kebudayaan serta tingkah laku manusia.
3. Etnologi, suatu studi Antropologi dari aspek system sosio-ekonomi dan pewarisan kebudayaan terutama keaslian kebudayaan dan factor pertumbuhan perkembangan kebudayaan serta perubahannya dalam masyarakat primitive.
4. Sejarah, suatu pencatatan peristiwa-peristiwa yang telah terjadi pada suatu bangsa, Negara atau individu.
5. Ekonomi, suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan produksi, tukar-menukar barang produksi, pengelolaan dalam ruang lingkup rumah tangga, perusahaan atau Negara.
6. Sosiologi, suatu studi tentang tingkah laku social, terutama tentang asal-usul organisasi, institusi dan perkembangan masyarakat manusia.
Disamping ilmu pengetahuan cabang-cabang IPS yang tersebut di atas, masih terdapat puluhan cabang yang lain.
Ilmu Pengetahuan Alama (IPA) atau Ilmu Alamiah (Natural Science), yang membahas tentang alam semesta dengan semua isinya dan selanjutnya terbagi atas :
1. Fisika (Physics), suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari benda tidak hidup atau mati dari aspek wujud dengan perubahan-perubahan yang bersifat sementara.
2. Ilmu pengetahuan Bumi dan Antariksa yang sering disebut IPBA (Earth Science and Space), ilmu pengetahuan yang membahas tentang bumi sebagai salah satu anggota tata surya dan ruang angkasa dengan benda angkasa lainnya.
IPBA antara lain meliputi :
1. Geologi, suatu cabang IPBA yang membahas struktur bumi. Dalam pembahasannya menggunakan dasar-dasar kimia dan fisika sehingga mempelajari struktur dan perubahan materi, baik yang terdapat di permukaan tanah maupun yang terdapat dalam perut bumi.
2. Astronomi, suatu ilmu pengetahuan yang membahas benda-benda ruang angkasa dalam alam semesta ini, yang meliputi : bintang, matahari, planet, satelit dan lain-lainnya. Penerapan astronomi yang praktis adalah dalam navagasi, perhitungan waktu dan kalender.
3. Geografi, suatu ilmu pengetahuan tentang muka bumi dan produk ekonomi sehubungan dengan makhluk hidup, terutama manusia. Geografi sebagai cabang ilmu pengetahuan menggabungkan informasi yang diperoleh dalam semua cabang lain, sehingga merupakan ilmu pengetahuan yang dapat dipakai manusia untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam rangka adaptasi dengan lingkungan.
2. Teknologi
Teknologi merupakan aplikasi dari sains sebagai respon atas tuntutan manusia akan kehidupan yang lebih baik. Teknik secara umum diartikan sebagai perlengkapan dan metode membuat sesuatu. Teknologi adalah suatu cara untuk teknik memproduksi atau memproses membuat sesuatu yang lebih mengembangkan keterampilan manusia.
Ada beberapa fase proses teknik yang dialami dalam kehidupan manusia yakni :
1. Fase teknik destruktif. Pada fase ini untuk memecahkan segala permasalahan dan kebutuhannya, manusia langsung mengambil dari alam, tidak ada usaha untuk mengembalikannya kea lam.
2. Fase teknik konstruktif. Masyarakat pada fase ini telam mampu melakukan penciptaan sehingga menghasilkan kebudayaan baru yang sebelumnya tidak ada di alam. Dengan penciptaan baru ini, sedikit demi sedikit manusia manusia telah menciptakan lingkungan baru yang selalu bermodalkan alam sekitar sehingga merupakan “the second nature” atau alam kedua.
3. Fase modern. Fase ini merupakan puncak perkembangan teknik yang telah dicapai manusia. Teknik modern ini bertitik tolak dari analisa matematis alam, sehingga manusia mampu membangun suatu peradaban baru yaitu peradaban mesin. Ciri peradaban mesin diantaranya adalah kesatuan bahasa internasional sebagai pengantar dan diciptakannya bahasa symbol yangs atu, seragam dan internasional yaitu bahasa “matematika”.
* Konsep Teknologi *
Dalam kepustakaan teknologi terdapat aneka ragam pendapat yang menyatakan bahwa teknologi adalah transformasi (perubahan bentuk) dari alam, teknologi adalah realitas/kenyataan yang diperoleh dari dunia ide, teknologi dalam makna subjektif adalah keseluruhan peralatan dan prosedur yang disempurnakan, sampai pernyatan bahwa teknologi adalah segala hal dan segala hal adalah teknologi.
Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia. Kata Yunani kuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos yang berarti seseorang yang memiliki keterampilan tertentu. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola, langkah dan metode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi teknik.
Sampai pada permulaan abad XX ini, istilah teknologi telah dipakai secara umum dan merangkum suatu rangkaian sarana, proses dan ide di samping alat-alat dan mesin-mesin. Perluasan arti itu berjalan terus sehingga sampai pertengahan abad ini muncul perumusan teknologi sebagai sarana atau aktivitas yang dengannya manusia berusaha mengubah atau menangani lingkungannya. Ini merupakan suatu pengertian yangs angat luas karena setiap sarana perlengkapan maupun cultural tergolong suatu teknologi.
Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Kecenderungan ini pun mempunyai suatu akibat di mana kalau teknologi dianggap sebagai penerapana ilmu pengetahuan, dalam perwujudan tersebut maka dengan sendirinya setiap jenis teknologi/bagian ilmu pengetahuan dapat ada tanpa berpasangan dengan ilmu pengetahuan dan pengetahuan tentang teknologi perlu disertai oleh pengetahuan akan ilmu pengetahuan yang menjadi pasangannya.
Tingkatan Teknologi Berdasarkan Penerapannya Dapat dibagi sebagai berikut :
1. Teknologi Tinggi (Hi – tech). Suatu jenis teknologi mtakhir yang di kembangkan dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contoh : Computer, laser, bioteknologi, satelit komunikasi dan sebagainya. Ciri-ciri teknologi ini adalah padat modal, didukung rasilitas riset dan pengembangnya, biaya perawatan tinggi, keterampilan operatornya tinggi dan masyarakat penggunanya ilmiah.
2. Teknologi Madya. Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan di dukung masyarakat yang lebih sederahan dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi Madya adalah tidak memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi madya ini bersifat setengah padat modal dan padat karya, unsure-unsur yang mendukung industrinya biasanya dapat diperoleh di dalam negeri dan keterampilan pekerjaannya tidak terlalu tinggi.
3. Jelaskan fungsi keindahan dalam kehidupan manusia !
Jawab :
Manfaat Keindahan untuk Manusia :
Pada penafsirannya dalam dunia manusia, makna kata dari keindahan itu sendiri erat sekali kaitannya pada sebuah wujud fisik manusia, semisal wanita yang indah secara rupa wajah disebut cantik (ayu), sementara pria yang memiliki rupa indah dilihat disebut tampan (ganteng). Penafsiran tersebut cenderung berkonsisten terhadap bentuk fisik luar yang dapat terlihat bentuknya secara visual. Bila dijabarkan lagi keindahan juga mengacu pada bentuk-bentuk alam yang ter-visual menarik untuk dilihat dan dinikmati sehingga ada rasa kepuasan tersendiri sebagai akibat dari menyaksikan keindahan alam tersebut dan berkorelasi terhadap efek psikologis manusia yang menikmati keindahan suatu benda atau alam.
Dengan adanya keindahan akan membuat perasaan menjadi tenang dan tentram. Keindahan yang alami dapat memunculkan suatu inspirasi yang sungguh luar biasa. Karena dengan sesuatu yang indah akan membuat pikiran kita menjadi lebih jernih, sehingga lebih mudah untuk mendapatkan inspirasi.
4. Manusia sebagai pencipta dan pendukung keindahan, jelaskan pernyataan tersebut !
Jawab :
MANUSIA DAN KEINDAHAN
1. Arti Manusia :
Hakekatnya : makhluk “majemuk tunggal” dan “dwi tunggal”. Terdiri dari ‘struktur kodrat’ : jasmani – rokhani; ‘sifat kodrat’ : individu – sosial; ‘kedudukan kodrat’ : pribadi mandiri – ciptaan Tuhan.
Makhluk budaya : ciptaan Tuhan secara kodrati memiliki unsur “cipta, rasa, karsa” guna hasilkan “karya”. (IQ, EQ, SQ).
Makhluk budaya, selalu mengaktualisasikan kemampuan ‘cipta, rasa dan karsa’ guna tingkatkan ‘kualitas/ mutu’ dan ‘kebutuhan hidup’.
2. Arti Keindahan (estetika)
Estetika / keindahan - Yunani ‘aesthesis’ : perasaan atau sensitivitas (kepekaan rasa). Keindahan selalu berhubungan dengan ‘perasaan’, -- “Geschmack” (Jerman) atau “Taste” (Inggris). Paul Valery, ‘estetika’ timbul tatkala pikiran filsuf terbuka untuk menyelidiki dan hati merasakan haru/ iba.
Plato (dialog cinta), “keindahan” : sesuatu yang ‘mutlak dan universal’. Untuk mencapai keindahan mutlak, melalui 4 (empat) tahapan keindahan : “keindahan indrawi, keindahan jiwa, keindahan pengetahuan (akal budi) dan keindahan idea”. Atau ‘keindahan jasmani, keindahan moral, keindahan akal dan keindahan mutlak’ (wadjiz anwar L. Ph.).
Aristotles, estetika : “sesuatu atau barang yang terdiri dari bagian bagian yang berbeda beda, tidak sempurna keindahanya; kecuali bila bagian bagianya teratur rapi dan mengambil dimensi yang tidak dibuat buat”. Keindahan : “pengaturan dan keagungan” atau “keserasian bentuk yang setinggi tingginya”.
Kretiria estetika :
a.Kesatuan bagian bagian yang bebeda,
b.Keteraturan / teratur, rapi;
c.Proporsional / keadaan yang wajar.
5. Jelaskan proses terjadinya pelapisan sosial !
Jawab :
Terjadinya Pelapisan Sosial :
⚡ Terjadi dengan sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yagn menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdaarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena sifanya yang tanpa disengaja inilah maka bentuk pelapisan dan dasar dari pada pelaisan ini bervariasi menurut tempat, waktu dan kebudayaan masyarakat dimanapun sistem itu berlaku. Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya, maka kedudukan seseorang pada suatu strata tertentu adalah secara otomatis, misalnya karena usia tua, karena pemilikan kepandaian yang lebih, atau kerabat pembuka tanah, seseorang yang memiliki bakat seni, atau sakti.
⚡ Terjadi dengan disengaja
Sistem palapisan ini disusun dengan sengaja ditujuan untuk mengejar tujuan bersama. Didalam pelapisan ini ditentukan secar jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanini, maka didalam organisasi itu terdapat peraturan sehingga jelas bagi setiap orang yang ditempat mana letakknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam organisasi baik secar vertical maupun horizontal.sistem inidapat kita lihat misalnya didalam organisasi pemeritnahan, organisasi politik, di perusahaan besar. Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua sistem ialah :
⚡ Sistem fungsional : merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat, misalnya saja didalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepala seksi, dan lain-lain
⚡ Sistem scalar : merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas (vertikal)
6. Mengapa terjadi pelapisan sosial dalam kehidupan masyarakat !
Jawab :
Sebab-Sebab Terjadinya Stratifikasi Sosial. Setiap masyarakat mempunyai sesuatu yang dihargai, bisa berupa kepandaian, kekayaan, kekuasaan, profesi, keaslian keanggotaan masyarakat dan sebagainya. ... Misalnya usia, jenis kelamin, keturunan, sifat keaslian keanggotaan seseorang dalam masyarakat.
Jadi adanya pelapisan dalam masyarakat berawal dari adanya sesuatu yang dihargai. Sesuatu yang dihargai itu mungkin memiliki nilai ekonomis misalnya ternak, tanah, uang, dan benda-benda lainnya. Mungkin juga tidak bernilai ekonomis tetapi mempunyai nilai mana misalnya keturunan, kekuasaan, kesalehan, dan pendidikan.
7. Jelaskan arti penting lingkungan hidup bagi manusia !
Jawab :
Lingkungan sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup karena lingkungan merupakan daya dukung kehidupan. ... Dan khusus bagi manusia, lingkungan merupakan tempat untuk melakukan aktifitas sosial, politik, ekonomi, budaya dan lain lain. Lingkungan merupakan habitat yang menjadi wahana bagi kelanjutan kehidupan.
Hal-hal tersebut merupakan bentuk adaptasi makhluk hidup terhadap kondisi lingkungan yang beragam di muka bumi.
Khusus bagi manusia, adaptasi yang dilakukan terhadap lingkungannya akan menghasilkan berbagai bentuk hasil interaksi yang disebut dengan budaya.
Budaya-budaya tersebut, antara lain, berupa bentuk rumah, model pakaian, pola mata pencaharian, dan pola kehidupan hariannya.
Dengan kemampuan yang dimilikinya, manusia tidak hanya dapat menyesuaikan diri. Akan tetapi, manusia juga dapat memanfaatkan potensi lingkungan untuk lebih mengembangkan kualitas kehidupannya.
Manfaat Lingkungan Hidup Bagi Kehidupan
Bagi manusia, selain sebagai tempat tinggalnya, lingkungan hidup juga dapat dimanfaatkan sebagai:
1. media penghasil bahan kebutuhan pokok (sandang, pangan, dan papan;
2. wahana bersosialisasi dan berinteraksi dengan makhluk hidup atau manusia lainnya;
3. sumber energi;
4. sumber bahan mineral yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kelangsungan hidup manusia; serta
5. media ekosistem dan pelestarian flora dan fauna serta sumber alam lain yang dapat dilindungi untuk dilestarikan.
8. Jelaskan prinsip-prinsip dasar pembangunan berkelanjutan !
Jawab :
Prinsip - prinsip pembangunan berkelanjutan yang diterapkan dalam implementasi pembangunan berkelanjutan antara lain :
1. Equity (Pemerataan)
Pemerataan dalam pembangunan berkelanjutan menjadi tujuan utama. Pemerataan dianggap mampu meminimalisasi disparitas baik ekonomi dan sosial serta kesempatan yang seimbang bagi masyarakat.
2. Ekonomi
Dalam pembangunan berkelanjutan, pendekatan pembangunan di aspek ekonomi menitikberatkan pada peningkatan keahlian untuk para pekerja agar mampu meningkatkan daya saing mereka dalam memperoleh pekerjaan yang layak, menonjolkan kerjasama ekonomi strategis, serta meningkatkan performa infrastruktur dasar seperti perumahan, air, jalan, dll bahkan infrastruktur informasi. Berbeda dengan kota-kota yang tidak menerapkan pembangunan berkelanjutan karena kota dengan model pembangunan ini menonjolkan kompetisi antar sektor dan masyarakat, pengembangan industri besar serta ekspansi ekonomi besar-besar dan ketergantungan terhadap dunia bisnis yang begitu besar. Kota-kota yang menerapkan pembangunan berkelanjutan memiliki kondisi sosial ekonomi yang kondusif karena ada rasa tanggungjawab bersama antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam penciptaan modal tenaga kerja dan kesempatan kerja bagi masyarakat.
3. Energi
Penerapan penghematan energi merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Contohnya yang diterapkan adalah mengoptimalkan pembangunan bangunan dengan pencahayaan alami sebanyak mungkin, mengutamakan pengembangan sistem transportasi umum, massal, dan hemat energi dan bukan justru pro terhadap penggunaan kendaraan-kendaraan pribadi di jalan.
4. Ekologi
Prinsip pelestarian ekologi dalam pembangunan berkelanjutan diterapkan melalui penggunaan lahan campuran (mixed use) semaksimal mungkin, sistem transportasi dan bangunan yang saling terintegrasi, memperhatikan keberadaan ruang terbuka, ruang hijau, dan membatasi pemekaran kota secara berlebihan.
5. Engagement (Peran Serta)
Bentuk pembangunan berkelanjutan dapat dilakukan melalui peningkatan dan optimalisasi peran serta masyarakat dalam proses pembangunan lingkungan. Dalam hal ini, pemerintah berperan sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat dan mampu menampung aspirasi atau masukan dari masyarakat.
Sedangkan menurut UNCED dalam KTT Pembangunan Berkelanjutan tahun 2002 di Johannesburg Afrika Selatan, prinsip - prinsip pembangunan berkelanjutan antara lain :
1. Keadilan antar generasi
Prinsip ini mengandung arti bahwa setiap generasi manusia di dunia memiliki hak untuk menerima dan menempati bumi bukan dalam kondisi yang buruj akibat perbuatan generasi sebelumnya.
2. Keadilan dalam satu generasi
Prinsip ini merupakan prinsip yang berbicara tentang keadilan di dalam sebuah generasi umat manusia dimana beban permasalahan lingkungan harus dipikul bersama oleh masyarakat dalam satu generasi.
3. Prinsip pencegahan dini
Prinsip ini mengandung pengertian bahwa apabila terjadi ancaman yang berarti yang menyebabkan kerusakan lingkungan yang tidak dapat dipulihkan maka ketiadaan temuan atau pembuktian ilmiah yang konklusif dan pasti tidak dapat dijadikan alasan untuk menunda upaya - upaya untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.
4. Perlindungan keanekaragaman hayati
Prinsip ini merupakan prasyarat dari keberhasilan implementasi prinsip keadilan antar generasi. Perlindungan terhadap keanekaragaman hayati juga berarti mencegah kepunahan jenis keanekaragaman hayati.
5. Internalisasi biaya lingkungan
Kerusakan lingkungan dapat dilihat sebagai biaya eksternal dari suatu kegiatan ekonomi dan harus ditanggung oleh pelaku kegiatan ekonomi. Oleh karena itu biaya kerusakan lingkungan harus diintegrasikan dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan penggunaan sumberdaya alam.
9. Jelaskan fungsi keluarga dalam kehidupan manusia !
Jawab :
1. Fungsi Agama
Keluarga berfungsi sebagai tempat persemaian nilai-nilai agama dan budaya bangsa, sehingga setiap anggota keluarga menjadi manusia agamis yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Fungsi Sosial Budaya
Keluarga berfungsi sebagat tempat untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada anak, sehingga anak memiliki wawasan tentang kebudayaan daerah dan nasional.
3.Fungsi Cinta Kasih
Cinta kasih adalah salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi. Interaksi antar anggota keluarga yang saling menyayangi dan penuh kasih akan menjadikan keluarga sebagai tempat yang menyenangkan.
4. Fungsi Perlindungan
Keluarga berfungsi sebagai pelindung pertama dan paling utama dalam memberikan kebenaran dan keteladanan. Keluarga juga menjadi tempat pelindung dan bernaung bagi anak dan keturunan.
5. Fungsi Reproduksi
Keluarga menjadi tempat untuk memperkenalkan dan menanamkan fungsi reproduksi. Reproduksi yang sehat dan terencana akan melahirkan generasi penerus yang baik dan berkualitas.
6. Fungsi Sosialisasi Pendidikan
Sebagai tempat sosialisasi pertama berfungsi untuk mencerdaskan anak. Tidak hanya mencerdaskan secara kognitif, namun juga memperkenalkan dan membentuk pribadi yang berkarakter mulia.
7. Fungsi Ekonomi
Keluarga merupakan tempat untuk membina dan menanamkan nilai-nilai keuangan keluarga. Tidak hanya itu, keluarga juga diharapkan untuk membina perencanaan keuangan keluarga sehingga terwujud keluarga yang sejahtera.
8. Fungsi Lingkungan
Keluarga bertindak sebagai pendorong kesadaran tentang pentingnya lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.
10. Jelaskan tahap pertumbuhan individu
Jawab :
Tahap pertumbuhan individu berdasarkan psikologi :
1. Masa vital yaitu dari usia 0.0 sampai kira-kira 2 tahun.
Pada masa vital ini individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya. meurut Frued tahun pertama dalam kehidupan individu itu sebagai masa oral, sebab mulut dilihat sebagai sumber kenikmatan dan ketaidak nikmatan. Pendapat semacam ini mungkin beralasan kepaa kenyataan, bahwa pada masa ini mulut memainkan peranan penting dalam kehidupan individu. Bahwa anak memasukkan apa saja yang dijumpai ke dalam mulutnya itu tidak sebab multu adalah sumber kenikmatan utama, melainkan sebab pada saat itu mulut adalah alat utama untuk melakukan eksplorasi dan belajar. Pada tahun kedua anak belajar berjalan, dan dengan berjalan itu anak mulai pula belajar menguasai ruang. Di samping itu terjadi pembiasaan tahu akan kebersihan. Melalui tahu akan kebersihan itu anak belajar mengontrol impuls-impuls yang datang dari dalam dirinya.
2. Masa estetik dari umur kira-kira 2 tahun sampai kira-kira 7 tahun
Masa estetik ini dianggap sebagai masa pertumbuhan rasa keindahan. sebenarnya kata estetik diartikan bahwa pada masa ini pertumbuhan anak yang terutama adalah fungsi pancaindera. Dalam masa ini pula tampak muncuk gejala kenakalan yang biasanya terjadi antara 3 tahun sampai umur 5 tahun. Anak sering menentang kehendak orang atau, kadang sampai menggunakan kata – kata kasar, dengan sengaja melanggar apa yang dilarang dan tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan.
Adapun alasan anak berbuat kenakalan dalam usia itu adalah :
1. berkat pertumbuhan bahasanya yang adalah modal utama bagi anak dalam menghadapi dunianya maka samapi-lah anak pada penyadaran ”aku”nya atau tahap menemukan ”akunya yaitu suatu tahap saat anak menemukan dirinya sebagai subyek.
2. Kalau pada masa-masa sebelumya anak masih merasa satu dengan dunianya, belum mampu mengadakan pemisahan secara sadar antara dirinya sendiri sebgai subyek dan yagn lain sebagai obyek maka kemampuan ini kini dimilikinya. Berarti ia menyadari bahwa dirinya juga subyek seperti yang lain. sebagai subyek ia mempunyai kebebasan untuk menghendaki sesuatu.
3. Pada masa ini terjadi apa yang kita sebut dengan menghendaki dan kehendak yang dimiliki tidak dapat ditahan-tahan; akna tetapi kalau ia telah memperolehnya maka ia tidak lagi memperdulikannya dan menghendaki benda yang lain dan seterusnya.
3. Masa intelektual dari kira-kira 7 tahun sampai kira-kira 13 tahun atau 14 tahun
Setelah anak melewati masa kegoncangan yang pertama , maka proses sosialisasinya telah berlangsung dengan lebih efektif. Sehingga menjadi matang untuk dididik daripada masa-masa sebelumnya. Masa keserasian bersekolah ini diakhiri dengan suatu masa pueral. Sifat-sifat anak pada masa pueral ini mempunyai sifat-sifat yang khas, yang pertama adalah ditujukan untuk berkuasa (menimbulkan tingkah laku dari perbuatan yang ditujukan untuk berkuasa), yang kedua adalah tingkah laku ekstrovers yaitu perbuatan yang berorientasi ke luar dirinya (ingin menyaksikan keadaan-keadaan dunia di luar dirinya).
Ada beberapa sifat khas pada anak-anak masa ini antara lain :
1. adanya korelasi positif tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi sekolah
2. sikap tunduk kepada peraturan-peraturan, permainan yang tradisional
3. adanya kecenderungan memuji diri sendiri
4. kalau tidak dapat menyelesaikan ssesuatu soal maka soal itu dianggap tidak penting
5. senang membandingkan dirinya dengan anak lain
6. adanya minat kepada kehidupan praktis sehari-hari yang konkrit
7. amat realistik ingin tahu, ingin belajar
8. gemar membentuk kelompok sebaya
4. Masa sosial, kira-kira umur 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20 – 21 tahun
Masa sosial adalah masa yang banyak menarik perhatian masyarakat sebab mempunyai sifat khas dan yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakatnya, dan dia harus mengarahkan dirinya agar dapat menemukan diri, meneliti sikap hidup yang lama dan mencoba-coba yang baru agar dapat menjadi pribadi yang dewasa. Pada dasarnya masa ini masih dirinci ke dalam beberapa masa, yaitu masa praremaja , masa remaja (sebagai gejalanya adalah merindu puja, dan pada fase ini, untuk pertama kalinya remaja sadar akan kesepian yang tidak pernah dialami pada masa-masa sebelumnya), dan masa usia mahasiswa (pemuda yang berusia 18 s.d. 30 tahun, dan diklasifikasikan pada masa remaja akhir sampai dewasa awal / dewasa madya, dan pada mahasiswa ini banyak terdapat idealisme yang realistik yaitu yang dapat diterapkan dalam tindakan.)
SEKIAN DAN TERIMA KASIH..............🙏🙏
Komentar
Posting Komentar